Disperindag Kukar-Unikarta Lakukan Kajian Terhadap Neraca Perdagangan

img

Pejabat Fungsional Bidang Promosi Informasi dan Industri Disperindag Kukar Sopiyatul.

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar bersama Universitas Kutai Kartanegara tengah melakukan kajian terhadap neraca perdagangan.

 

Neraca perdagangan merupakan selisih antara nilai ekspor dan nilai impor suatu negara dalam periode tertentu. Neraca perdagangan ini merupakan komponen terbesar dari neraca pembayaran (BOP) suatu negara, di mana memiliki beberapa fungsi.

 

Fungsi itu diantaranya tolak ukur kebijakan pemerintah dan pihak terkait. Mengetahui besaran pengeluaran dan pendapatan negara. Dan Sumber informasi dalam kegiatan ekonomi internasional.

 

Pejabat Fungsional Bidang Promosi Informasi dan Industri Disperindag Kukar Sopiyatul menjelaskan, kajian itu rutin dilaksanakan tiap tahunnya. Tujuan dari kegiatan itu untuk mengetahui perkembangan ekspor di Kukar setiap tahunnya dan bagian dari evaluasi khususnya terhadap produk ekspor.

 

"Besok dari akademisi Unikarta akan memaparkan hasil kajian dari neraca perdagangan selama ini," jelas Sopiyatul pada Poskotakaltimnews, di ruang kerjanya, Selasa (15/10/2024).

 

Melalui hasil kajian itu, bisa mengetahui potensi produk produk unggulan untuk diekspor. Baik itu sektor perkebunan, kehutanan, pertanian dan lainnya.

 

Neraca perdagangan dapat dibedakan menjadi surplus perdagangan dan defisit perdagangan. Sementara surplus perdagangan terjadi ketika nilai ekspor lebih besar dari nilai impor. Sedangkan defisit perdagangan terjadi ketika nilai impor lebih besar dari nilai ekspor.

"Defisit perdagangan dapat menjadi indikator bahwa suatu negara mengonsumsi lebih banyak daripada yang diproduksinya," pungkasnya. (adv/riz)